7 Prinsip dasar desain arsitektur

Hallo sobat arsitek semua, atau pembaca pada artikel kali ini akan mimin akan membahas tentang PRINSIP- PRINSIP DASAR DESAIN ARSITEKTUR yang wajib harus sobat ketahui, disaat kalian ingin membangun rumah yang sobat impikan pastinya sobat menginginkan desain rumah yang indah dan mewah bukan?

Nahh..Maka dari itu penting banget sobat perlu memahami sedikit dasar-dasar dari desain arsitektur agar bisa mengkomunikasikan desain arsitektur yang sobat inginkan dalam proses desain yang dilakukan arsitek professional. Jadi apa saja sih prinsip dasar arsitektur? Simak penjelasan nya di bawah yaa..

1.Proporsi Desain (Proportional Design)

Prinsip desain arsitektur pertama adalah proporsi desain. Proporsi yaitu kesesuaian dimensi dari sebuah elemen- elemen arsitektur dengan lingkungan sekitar serta fungsi dan aspek arsitektural lainnya seperti posisi, lokasi, dan juga objek- objek lainnya. Proposi desain sangat penting untuk setiap perancangan desain dan perencanaan arsitektur bangunan, jadi jika tidak adanya proporsi didalam mendesain sebuah bangunan maka bangunan itu akan jelek jika di pandang.

Prinsip dasar desain arsitektur

Pinterest.com

Prinsip desain yang satu ini lebih mudah untuk di terapkan, karena merupakan standar umum yang sudah ditetapkan sehingga mudah untuk meminimalisir jika terjadi ketidak proporsian yang tidak estetik pada desain rumah impian sobat.

2.Kesatuan Desain (Unity Design)

Prinsip dasar desain arsitektur

wikimedia.org

Prinsip kesatuan desain bertujuan untuk memberikan keserasian pada setiap elemen- elemen dan unsur- unsur dalam desain arsitektur agar bisa terlihat harmonis. Untuk memberikan keserasian saat disatukan sebuah desain bisa di tambahkan berbagai hal dengan penggunaan bentuk, warna, pola, serta material gaya desain yang spesifik.

Semisal kamu ingin menata ruangan yaitu kamar tidur agar terihat kesatuan dan di ruangan tersebut terdapat springbed dan juga elemen khusus, misalnya bantal, dan guling, dengan menyamakan warna yang dominan , Komposisi dari Springbed dengan bantal dan guling yang memiliki warna dominan kini akan terlihat lebih harmonis atau serasi.

Prinsip dasar desain arsitektur

google.com

Penerapan lain dari kesatuan yaitu Disaat pemasangan downlight pada plafond harus sesuai tata letak dan bentuknya pun harus sama jika downlight berbentuk lingkaran, maka semua harus sama berbentuk lingkaran sehingga saat di pandang bisa terlihat serasi.

BACA JUGA :Metode perancangan arsitektur

  1. Keseimbangan Desain (Balance Design)

Prinsip dasar desain arsitektur

builder.id

Selanjutnya yaitu prinsip Keseimbangan atau balance, Desain perencanaan arsitektur yang baik adalah desain yang memiliki keseimbangan. Prinsip keseimbangan dalam arsitektur adalah keseimbangan yang simestris ,Prinsip keseimbangan memiliki 2 jenis yaitu:

a.Kesimbangan Simetris

Untuk menentukan sebuah komposisi yang seimbangan dan simetris terbilang cukup mudah. Sobat hanya perlu mengimajinasikan sebuah penataan atau tata letak elemen – elemen seperti : perabot, furniture, pintu, jendela yang terletak pada sebuah ruangan, dekorasi tembok, serta penataan denah bangunan yang tepat. Selain itu Desain eksterior rumah harus juga seimbang semisal pemberian tambahan mainan pada kanopi dan juga hiasan- hiasan pada eksterior rumah anda juga harus seimbang.

Prinsip dasar desain arsitektur

Dezeen.com

b.Kesimbangan asimetris

Selain desain perencanaan yang simestris, keseimbangan asimetris juga bisa menjadi sebuah estetika dalam sebuah perencanaan, dimana pembuatan desainnya di bentuk sengaja tak seimbang dengan prinsip agar terlihat unik. Namun untuk membuat desain arsitektur yang asimetris yang terlihat estetis dan baik, diperlukan perhitung dan bahan yang tepat agar memenuhi standar keamanan bangunan.

  1. Skala Desain (Scale Design)

Sobat semua, pasti pernah memasuki ruangan yang luas namun memiliki ketinggian yang sangat rendah, Ruang yang seperti ini bisa memberikan kesan yang tertekan atau pengap. Pemahaman skala yang benar sangat penting untuk mendesain sebuah perencanaan sebuah bangunan.

Prinsip dasar desain arsitektur

Google.com

Skala adalah perbandingan antara ruang ataupun bangunan asli dengan elemen arsitektur lainnya dengan ukuran yang tepat. Biasanya skala digunakan seorang arsitektur untuk menggambar desain bangunan agar lebih tepat dengan apa yang di rencanakan dengan bangunan aslinya. Sebenarnya skala dalam arsitektur tidak ada aturan khusus karena skala dalam desain bisa disesuaikan dengan nuansa atau susana yang sobat inginkan.

Macam-macam Skala :

  1. Skala Heroik

Skala yang memiliki ukuran lebih besar dari bangunan aslinya sehingga bangunan  tampak besar. bertujuan agar seorang kagum dengan bangunan tersebut.

2.Skala Natural

Ukuran  terlihat sebagaimana dengan ukuran yang semestinya, skala ini hanya fungsional untuk bangunan , rumah pribadi, toko, dll.

3.Skala Intim

Ukurannya terlihat lebih kecil dari bangunan aslinya.

  1. Irama (Rhythm)

Dalam prinsip desain arsitektur, irama adalah penataan dari elemen- elemen yang harmonis. Elemen tersebut antara lain bisa bervariasi mulai dari warna, bentuk, perabotan, furniture, dan lain-lain.

Prinsip dasar desain arsitektur

Arsitur.com

Dalam desain arsitektur irama sangat penting  untuk menentukan letak- letak jendela agar senada dan harmonis jika di pandang, Irama dibagui menjadi 2 jenis yaitu:

Pertama Irama statis atau pengulangan yang sama, irama statis dalam desain arsitektur merupakan perulangan elemen dengan pola dan bentuk yang sama sehingga terlihat konsisten. Misalnya perletakan pada pintu kosan di buat sama di sebelah kanan atau contoh lainnya seperti dekorasi plafond seperti pemasangan lampu downlight dengan jarak yang sama dan posisi yang sama sehingga terlihat konsisten.

Prinsip desain arsitektur Irama dinamis, yaitu dimana pengulangan irama bisa bervariasi atau lebih dari satu aspek. Misal penerapan prinsip Irama dinamis yaitu pada penataan perabot seperti meja ~ kursi ~ meja ~ meja ~ kursi ~ meja, Penerapan pada warna misal warna : Merah ~ Oranye ~ Kuning, contoh lain yaitu penerapan pada fasad rumah yang dibikin selang seling tetapi tetap terlihat konsisten.

  1. Komposisi/Urutan (Sequence)

Prinsip dasar desain arsitektur

lovepic.com

Dalam desain arsitektur Komposisi atau Urutan adalah Sebuah penataan elemen secara  teratur agar alur dalam desain keseluruhan menjadi lebih nyaman. Misal penerapan komposisi dalam desain arsitektur yaitu penataan sebuah denah ruangan Terbagi menjadi 3 bagian yaitu Public , Semi private, Private, Service.

 Zona Public mungkin banyak di gunakan oleh tamu dan orang luar Seperti ruang tamu dan teras serta taman. Zona Private adalah zona dimana secara fungsinya hanya untuk penghuni rumah saja seperti kamar tidur, ruang kerja atau ruang belajar, Sedangkan Zona semi private bisa digunakan oleh penghuni rumah atau juga tamu seperti ruang keluarga, kamar mandi, dan ruang makan

Zona Service Merupakan ruangan atau area yang berfungsi untuk melakukan kegiatan penghuni rumah yang bersifat maintenance serta perawatan rumah seperti ruang cuci, dapur, gudang, ruang setrika, dll.

Setiap ruangan dalam desain arsitektur memang perlu diatur dengan alur dan fungsinya masing- masing agar bisa terlihat berurutan sesuai dengan fungsinya. Semisal ruang tamu berada di depan dan tidak boleh bersebelahan dengan kamar mandi karena dapat mengganggu tamu.

Download Sketch Up 2019 disini

  1. Tekanan atau kontras (Point of interest)

Tekanan adalah Pusat perhatian atau Focal point dalam sebuah komposisi bangunan, yaitu berupa ruangan yang ditangkap pertama kali oleh pandangan kita, karena begitu kontrast dan sangat dominan dan berkaitan dengan bagian- bagiandari komposisi- komposisi bangunan lain. Prinsip desain arsitektur ini membuat sebuah elemen yang kontras menjadi perhatian utama dari sebuah desain arsitektur baik di eksterior maupun interior bangunan.

Prinsip dasar desain arsitektur

Google.com

Banyak cara menerapkan prinsip ini pada desain arsitektur bangunan atau interior ruma. Dari berbagai macam elemen bentuk, ukuran, warna, posisi, dan textur. Misalnya pada pengunaan Bantal pada sofa yang berwarna mencolok seperti kuning atau merah yang di letakkan di tengah tengah yang didominasi dengan warna hijau atau putih sehingga akan terlihat lebih kontras atau mecolok warna merah atau kuning tersebut.

 Contoh lain penerapan prinsip ini dalam bentuk yaitu dengan membuat desain pintu yang unik dengan bentuk rangkaian yang classic dan unik diantara rangkain pintu yang berbentuk simetris.

Sekian artikel dari kami semoga bermanfaat..

Jangan lupa tinggalkan komentar dan share ke temen- temen ^_^

BAGUS TRIPUTRA

Kami adalah perusahaan yang melayani Jasa Desain dan Pembangunan

Mungkin Anda Menyukai

Satu tanggapan untuk “7 Prinsip dasar desain arsitektur

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.